Sumber : TechCrunch
Keunggulan Tempered Glass sebagai anti gores Smartphone tentunya sudah tidak diragukan lagi. Tapi… pernahkah kamu mendengar istilah Gorilla Glass?
Mungkin dari namanya, terdengar agak unik yah. Mungkin kita membayangkan sebuah kaca yang sangat tebal, gemuk, kuat, dan mungkin sedikit “keruh” seperti gorilla hehe.
Yupp! Walaupun mungkin istilah Gorilla Glass di Indonesia belum terlalu umum, tetapi bisa dibilang bahan yang satu ini juga memiliki banyak kualitas dan keunggulan seperti Tempered Glass, terutama ketika digunakan sebagai anti gores Smartphone.
Nah.. di artikel kali ini, kita akan coba melihat lebih detail mengenai Gorilla Glass.
Singkat cerita, Gorilla Glass sebenarnya adalah suatu nama dagang atau produk yang digunakan oleh perusahaan industri dan material yang cukup terkemuka di Amerika, bernama Corning Incorporation. Jadi sebenarnya agak berbeda dengan Tempered Glass yang merupakan istilah umum dan memiliki arti harafiah “kaca yang tahan terhadap tekanan”, Gorilla Glass adalah merek dagang eksklusif oleh perusahaan Corning tersebut.
Proses pembuatannya sebenarnya hampir sama dengan Tempered Glass. Jadi… mungkin kalau secara umum saja, boleh kita katakana bahwa Gorilla Glass adalah Tempered Glass khusus yang diproduksi oleh Corning Incorporation.
Tentunya bukan karena kaca tersebut berbahan dasar suatu material yang berasal dari hewan gorilla yah hehe. Ternyata secara sederhana nya, kata “Gorilla” ini berasal dari sifat hewan gorilla yang merupakan salah satu hewan yang memiliki tenaga kuat dibandingkan hewan – hewan lainnya.
Mengapa bukan dipilih kata “Lion” (Singa), “Tiger” (Harimau), ataupun Dragon (Naga)?
Nah… tentunya mungkin ini jadi pertimbangan sendiri oleh pihak Corning sana hehe.
Kalau ditelusuri secara detail, tentunya sejarah Gorilla Glass sangat panjang yah hehe. Tapi singkatnya, ternyata Gorilla Glass ini dimulai dari suatu project oleh Perusahaan Corning, yang diberi nama “Project Muscle”, dan pada awalnya dinamakan ChemCor Glass pada tahun 1960.
Sayangnya, ternyata tidak ada pasar yang sesuai untuk ChemCor Glass ini, sampai pada akhirnya, ketika tahun 2006, dimana Apple mengembangkan iPhone generasi pertamanya, sang pemilik Steve Jobs akhirnya melirik ChemCor Glass ini sebagai bahan pelengkap layar iPhone.
Dan ternyata, setelah iPhone berhasil booming di pasaran, otomatis ChemCor Glass sebagai bahan pelindung iPhone ini pun langsung meledak di pasaran. Dan mulai dari situlah ChemCor Glass diubah namanya menjadi lebih unik yaitu “Gorilla Glass” seperti yang kita kenal sekarang.
Walaupun Gorilla Glass sendiri umumnya lebih kental dengan penggunaan Smartphone bertipe iPhone, tetapi saat ini, Gorilla Glass sendiri bisa dipakai di hampir semua tipe Smartphone apapun sebagai salah satu alternatif anti gores, dengan kualitas yang sama dengan Tempered Glass.
Nah teman – teman, jadi itu dia sekilas mengenai Gorilla Glass, asal muasal nama, serta sejarah singkatnya. Tentunya Gorilla Glass terus mengalami perkembangan menjadi semakin baik dan mutakhir, yang selalu diminati oleh banyak pengguna Smartphone sekarang.
Jadi.. apakah kamu tertarik menggunakan Gorilla Glass sebagai anti gores Smartphone kesayangan kamu? 😊